CeritaPuisi

Nafas Terakhir

Puisi Poem Haiku

Cpt:Kukuh Kumoro Andika

Air mengalir dari sumber
Berhenti pula waktu berlalu
Jika wngkau merasa memar
Janganlah engkau buat malu
 
Jika kau melangkahkan kaki
Hindari kaktus penuh duri
Jika kau hendak berlari
Lihat lah depan penuh cari
  
Hidupmu tak melar
Bagai karet membiru
Kenangan pun jelas terganbar 
Sebuah lukisan harimau
 
Jika pohon berakar
Manusia berpikir dengan nalar
Andaikan angin bertiup 
Saat itu mata tertutup

Di tulis saat menghela nafas atas kejadian yang terjadi mungkin tragis atau bisa di bilang sebuah rasa trauma atas kejadian yang di alami. Tragedi memang namun ironi jika tak di tulis dalam sebuah sajak kalimat yang ber rima irama. Melukis & Menulis sebuah kegiatan positif di temani secangkir kopi juga sebuah Imajinasi.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button