Healty and lifeKitchen

Kenikmatan kuliner sate Maranggi Hj.Yetti

Berlokasi di Cibungur Purwakarta dan terletak dekat dengan jalur bebas hambatan/toll Sate Hj.Yetti menjadi primadona wisata kuliner. Rasa yang membuat lidah serasa di manjakan oleh perpaduan pas bumbu rempah serta tak hanya itu Daging yang digunakan merupakan daging pilihan. Bagi sebagian kalangan yang berdomisili tinggal di Jabodetabek dan sekitarnya. Hingga di bela-belain untuk datang mengenyangkan perut serta memanjakan lidah. Namun di tengah pandemi Covid 19 setelah PSBB di buka pemilik menerapkan protokol kesehatan. Dimana setiap pengunjung di wajibkan mengenakan masker lalu dites suhu tak ketinggalan juga tersedia cukup banyak tempat untuk mencuci tangan. Untuk kesekian kali setiap hendak mudik atau pun sekedar jalan-jalan menuju Bandung acap kali singgah untuk makan. Mungkin banyak juga yang sama dengan saya saat mudik dari Jawa barat hendak menuju timur akan mampir ke Sate Hj.Yetti.

Hal ini di lihat dari nomor kendaraan pengunjung yang kebanyakan datang dari luar kota. Pelayanan yang cepat juga menu yang di hidangkan enak mungkin ini yang menjadi daya tarik tersendiri. Pembakar sate yang berjajar cukup banyak sehingga kecepatan penyajian memberikan kepuasan bagi pengunjung yang hendak singgah. Soal harga tentu ada rasa selalu sepadan dengan patokan. Alias lumayan terjangkau dan enak. Sajian selain menu sate maranggi juga ada ayam bakar,karedok/Gado-gado,dsb seperti gambar di bawah beserta harganya:

Artikel terkait
Aneka Menu & Harga

Untuk soal minuman yang paling favorit es kelapa muda atau yang kita kenal Es Degan. Di jamin dah bakal memanjakan perut anda. Selain itu tempat ini pernah di kunjungi Food Vloger terkenal seperti Next carlos,Magdalena,dsb. Dijamin dah gak nyesel deh datang ke sini. Saya pribadi sudah enam kali mampir ke sini baik saat mudik dan hendak pergi ke Jakarta menuju Semarang atau pun sebaliknya.

Saatnya menikmati

Oke sekian di next artikel berikutnya. Semoga memberikan bacaan menarik sebagai refrensi anda yang hendak berwisata kuliner.

Artikel terkait

2 Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
close

Pemblokir iklan terdeteksi

Anda menggunakan pemblokir iklan