Bisnis

Bangkitnya semangat UKM Indonesia

Covid19 & Kondisi Ekonomi

Awal peralihan tahun 2019 ke 2020 begitu banyak yang perlu di amati mulai dari penyebaran Virus COVID19 yang melanda seluruh belahan dunia sehingga di sebut sebagai fenomena Pandemi. Tak hanya itu semua di belahan dunia mana pun menerapkan social distance alias menjaga jarak hingga memuncak dan dilaksanakannya PSBB. Pembatasan Sosial Bersekala Besar di tuding mempengaruhi kondisi perekonomian khususnya juga menimpa Indonesia. Bagai mana tidak hal ini bertujuan untuk menekan angka penularan wabah Virus Covid19 sehingga harus terkena dampak melemahnya perekonomian. Bahkan banyak yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan kerja) Namun beberapa dari mereka yang terdampak memutar otak agar menemukan cara agar tetap memiliki pundi-pundi.

Seperti salah satu dari narasumber saya seeorang yang memulai merintis usahanya diindustri makanan ringan. Meskipun dia seorang tamatan sekolah menengah namun akan banyak ilmu yang akan kita dapat langsung dari dia.

Profile & Pengamatan

Bernama lengkap Didin Nofsi Setiyawan Lahir di sebuah desa Plandi Rejo Pule berada di pesisir selatan Kota Blitar. Memulai usahanya Desember 2019 hingga sekarang dan akan terus mulai mengembangkannya. Bisnis Didin dimulai dari ke ikut sertaan di sebuah Groub Facebook. Dimelihat ada peluang Usaha dan untuk memulainya. Mulai banyak dari segi tehknis hingga strategi apa yang akan di gunakan untuk memulainya. Mula-mula Didin menanam sayur Hidroponik dimana semua sayurannya kelak akan di panen dan di jual. Rupanya Didin tak hapis untuk terus berinovasi dan mulai memikirkan cara bagaimana bisa memperoleh hasil yang maksimal. Lalu dari Facebook groub komunitas dia mencari di berbagai groub-groub yang ada untuk mengamati dan tentunya di jadikan sumber refrensi.

Dari sosial media Facebook ternyata Didin juga mengamati di beberapa jejaring sosial lain. Di awali dengan mengolah sendiri hasil dari Sayuran hidroponik yang iya tanam bermodalkan niat. Didin mengolah sayurannya yang dia panen menjadi sebuah olahan kripik misalnya kripik sayur bayam hidroponik. Dari sini kita di bawa untuk mengamati pola perilaku yang di lakukan Didin. Mulai dari dia mempelajarinya dari otodidak,Rajin bertanya di groub facebook,Berkunjung kebeberapa kenalan yang dirasa cukup mempuni baginya, dan tentunya modal nekat niat yang kuat. Jika kita amati juga memang di era sekarang jaman sudah mempermudahkan kita untuk mengiklankan usaha bisnis kita. Dari mudahnya akses sumber pengetahuan lewat internet hingga mencari relasi untuk saling bertukar pikiran.

Amati & pelajari. lalu terapkan seringkali akan berguna saat terdesak

Langkah memulai usaha

  1. Pengamatan dari lokasi tempat tinggal & Perlunya survey kondisi sekitar.
  2. Strategi dalam pemilihan kebutuhan awal untuk memulai usaha.
  3. Selalu mencari Informasi dari sumber yang paling mudah ntuk di aksess langsung mau pun dari jarak jauh.
  4. Rajin mengamati perkembangan yang selau penuh tuntutan inovasi.
  5. Perbanyak juga membaca baik berita terkini seputar perkembangan perekonomian terkini.
  6. Terdaftar di P-IRT tentu dari segi produk sangat perlu apalagi sebuah makanan atau minuman.

Dari situ kami menarik kesimpulan dari nara sumber yang bernama Didin Nofsi Setyawan. dari kelima al yang terurai saat melontarkan beberapa pertanyaan. Selain itu juga Didin menjual olahan makanan lainnya seperti Kripik Jamur dan Sate Jamur. Hal ini sungguh di manfaatkan betul dari apa yang ada di lingkungan sekitar. Selain itu Didin yang memiliki lahan tanah yang sedikit dia dipaksa keras untuk memutar otak. Alhasil membuahkan pikiran untuk memulai dengan menjadi petani sayuran Hidroponik. Karena pas dengan keadaan yang ada. Didin juga mengungkap jika dirinya juga mendaftarkan P-IRT dan syaratnya lumayan mudah lantas memaparkan juga mengenai cara pendaftaran di mulai di puskesmas terdekat. Setelah selesai dengan pendaftaran lantas dilanjut survei pihak puskesmas lalu akan di arahkan untuk ke selanjutnya tahap apa lagi. Didin juga menuturkan tak hanya itu juga mendapatkan pembekalan serta tunjangan uang tunai pengganti transport. Tak hanya itu bantuan Pemerintah dia juga sudah daftar ketika mendapat info dari berita baik televisi maupun internet.

Potret Produk DNS Fram

Tehnik pemasaran cukup efektif

Tentu di era sekarang menyediakan banyak pilihan untuk menjual sebuah produk. Tinggal berbekal sebuah Hand Phone saja bisa dilakukan dengan rajin memposting di berbagai jejaring sosial atau sosial media. Tak hanya itu juga di lakukan pemasaran di mobile marketplace apps yang sekarang marak berkembang. Bahkan aplikasi market place ini mulai menjadi daya lirik tersendiri bagi para produsen guna menjual produk dagangannya. Hal ini di lakukan juga agar pendapatan menjadi maksimal.

Keadaan dalam negri maupun luar negripada tahun 2018

Terdapat UU No. 20/2008, dalam UU tersebut UMKM dijelaskan sebagai: “perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu.” Berikut kriteria kekayaan dan pendapatan di dalam UU tersebut.

Hasil dari survei Sensus mengenai Bidang usaha UMKM terbukti ditemukan perbedaan selisih UMKM lebih dari 10.000 kali lebih banyak dari Usaha Besar yang hanya sekitar 5.000 unit.

<

p style=”text-align: center;”>Perbedaan UMKM Indonesia dengan Uni Eropa begitu nampak perlu di tingkatkan.

Harapan UKM Indonesia

Tentu harapan semua ingin lebih maju lagi dan semoga Omnibuslaw yang sempat membuat beberapa kalangan baik buruh juga mahasiswa hadir untuk penolakan UU Cipta kerja tidak semakin memberatkan selaku kami para UKM yang mulai berkembang.

        <a href="https://klik.masterweb.com/jwhbd"><img src="https://www.masterweb.com/downloads/320x100-Masterweb_Blog_Competition_2.jpg" style="max-width: 80%;display: block;margin: 20px auto;"></a>

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button
close

Pemblokir iklan terdeteksi

Anda menggunakan pemblokir iklan